Peluncuran PS5 Di Sejumlah Wilayah Asia Tenggara, Termasuk Indonesia Tertunda

deadonthecreek.com – Peluncuran PS5 Di Sejumlah Wilayah Asia Tenggara, Termasuk Indonesia Tertunda, Prediksi ini muncul setelah Sony mengubah materi promosi konsol anyar tersebut di Asia Tenggara.

Sony Tolak Isu Pemangkasan Produksi PS5

Promosi yang dihilangkan adalah kata-kata ‘launches holiday 2020’. Kendatti sebenarnya istilah holiday tidak begitu dikenal di Asia Tenggara, tapi istilah itu sudah diketahui biasanya merujuk bulan November atau Desember.

Perubahan materi ini dilaporkn terjadi di Indonesia, lalu disusul Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Karena ada perubahan tersebut, muncul prediksi Sony akan menunda peluncuran PS5 di negara-negara tersebut.

Apabila memang terjadi perubahan, merujuk pada informasi yang dihapus, PS5 berarti baru akan hadir di wilayah Asia tenggara ini pada tahun depan. Namun perubahan ini belum dapat dipastikan , menginga Sony belum berkomkentar.

Meski belum ada pernyataan resmi, sebelum memang sempat muncul rumor yang menyebut sony memangkas produksi PS5. Pemangkasan itu dilakukan karena ada permasalahan komponen yang didesain AMD.

Kendati demikian, Sony langsung membantah laporan yang diungkap oleh Bloomberg tersebut.  “Meskipun kami tidak merilis detail terkait dengan proses manufaktur, informasi yang diberikan oleh Bloomberg adalah salah,” tulis Sony dalam pernyataanya ke Gameindustry, Rabu (16/9/2020)

Sony menambahkan, “saat ini kami belum mengubah jumlah unit ps5 sejak dimulainya proses produksi massal.”

Sony dilaporkan bakal memangkas produksi PS5 (PlayStation 5) karena masalah ketersediaan komponen. Informasi ini diketahui dari laporan terbaru Bloomberg beberapa waktu lalu. Sony berencana untuk memangkas jumlah produksi hingga empat juta unit dari rencana sebelumnya. Akibat pemangkasan ini, jumlah produksi PS5 hingga maret 2021 diperkirakan hanya mencapai 11 juta ini.

Rencana ini jelas berubah dari laporan sebelumnya yang menyebut Sony bakal menggenjot produksi PS5 hingga 10 juta unit hingga akhir Desember 2020. Hal ini terjadi karena masalah komponen yang didesain oleh AMD.